Dani Arma

Dokter di Lubuklinggau. asal indralaya.

Catatan sejarah Mimpi para bintang

Mentari baru keluar dari peraduannya, menghiasi langit yang memerah pagi itu, indah sekali, sambil tersenyum, ia melepas cahyanya keseluruh negeri, membawa kehangatan dan kedamaian, cahyanya membawaku terhanyut melintas waktu yang baru kemarin rasanya ku alami, waktu disaat kelelahan menjadi sahabatku, keringat menjadi parfumku, dan kegagalan tak kenal lelah menemuiku. Ku tapaki jengkal jengkal kota itu, Satu kilometer kakiku menjajal jalan utama kota pempek itu setiap hari dengan semua aksesorisnya. Ku tapaki tangga penyeberangannya menikmati suasananya, sambil menahan aroma, dan teriakan buskota yang berada tepat dibawahnya, ku lihat jembatan AMPERA itu dari sini, entah, aku senang sekali memandanginya. Perjalananku terus kupacu hingga mentari mencoba memanggang tubuhku, hingga tiba di Primagama tempatku menimba ilmu. Begitulah aku, dengan ditemani sebotol air mineral yang aku bawa dari rumah sebagai oaseku, ku lalui perjalanan itu setiap hari.

Read the rest of this entry »

Iklan
Tinggalkan komentar »

Ketika harapan itu mulai pupus, hanya Pada-Nya ku berharap

Kini aku sudah kelas tiga SMA, penyesalan yang sangat dalam aku alami kali ini, semester pertama kelas tiga aku menjadi juara tiga di kelasku, cukup membanggakan memang, namun kekecewaanitu datang karena dengan peringkat tiga, membuat nilaiku jauh tertinggal ddengan juara pertama, hal ini membuat ku resah, karena juara pertama yang satu kelas ku itu merupakan orang yang memiliki cita-cita yang sama denganku, kami ingin masuk di fakultas kedokteran melalui Penelusuran Minat dan Prestasi (PMP).

Semangatku mulai hilang tuk mengejar nilai di sekolah, tak ada gunanya pikirku, sehingga sekedar saja aku mengerjakan tugas dan PR, sisanya aku gunakan sepenuhnya belajar mempersiapkan diri untuk ikut SNMPTN. Namun justru bukan malah ketinggalan di kelas, aku malah semakin menjadi orang yang paling paham pelajaran pelajaran di sekolah, semangatku semakin menjadi, tak pernah lelah setiap hari aku membahas dan membahas soal-soal persiapan SNMPTN, sedangkan Ujian Nasional, rasanya sudah di tangan saja nilainya.

Read the rest of this entry »

5 Komentar »