Dani Arma

Dokter di Lubuklinggau. asal indralaya.

Pertarungan Batin sang Aktivis

Sudah lama memang tak bertemu dan berhubungan dengan cinta. Sebenarnya dalam tiap sel dipikiran telah tertulis nama-nama yang aku kagumi, tapi semuanya tertutupi karena rasa cintaku pada Allah, kutitipkan semua cinta pada Allah, ku berdoa agar diberi cinta yang terbaik.

Tapi minggu ini berbeda.

Setelah status yang dikirimkannya berkali-kali itu, ternyata dilanjutkan dengan sms-smsnya yang membuatku semakin memikirkannya. Rasa rindu dan kenangan semuanya membuncah, tak dapat ku tahan. Perlahan dengan pastinya rayuan setan melenakan aku. Kuambil hanphoneku. Segera mengecek pulsa, Rp.20.059.pikiran kembali berputar, inilah kalau kita menggunakan pandangan akal, ya pandangan yang menipu, di hembuskan juga godaan oleh syetan yang mengembangkan pandangan nafsu. Pandangan akal dengan logikanya mengatakan ”apakah salah menelpon orang hanya untuk silaturrahim???” kemudian pandangan nafsu berteriak ”bukankah kau juga rindu??sesekali tak apalah”. Mereka bersatu menggoyah keyakinanku, penasehat yang selalu kita percayai kali ini kita lupakan, pandangan hati ”jangan akhi, ingat apa manfaatnya??pulsa habis??mengeraskan hati, malu dong pada Allah” begitu teriaknya. Sejenak perang batin dimulai, rasanya lebih berat dari perang dunia kedua, mereka saling mengadu argumen, tentu akal lebih pintar, dia mengatakan ”baik kalau begitu, kita telpon saja, ingat Cuma silaturrahim, dan ingat hanya sebentar”, ”sepakat!!!” semua berteriak.

Read the rest of this entry »

Iklan
Tinggalkan komentar »