Dani Arma

Dokter di Lubuklinggau. asal indralaya.

tanda kematian Lanjut.. (lebam dan kaku)

tanda..kematian..lanjut…LANJUTKAN!! he..

dalam tanatologi (ilmu yang mempelajari tentang perubahan pada kematian, penyebabnya) salah satunya tanda kematian lanjut…apa aja? cek this out..cie..he

1. Lebam mayat (disebut juga Livor mortis, ingeti aja Lebam huruf awalnya “L” jadi Livor mortis).

lebam mayat adalah warna merah ungu (livide) pada bagian terbawah tubuh. hal ini terjadi karena penumpukan eritrosit di bagian bawah tubuh akibat pengaruh gravitasi. cara memeriksanya lebam di tekan lama, kalo dhilang berarti itu lebam, ingat lebam beda dengan memar!!. Lebam ini mulai timbul setelah 30 menit kematian, makin lama makin luas, setelah 8-12 jam lebam bakal menetap artinya kalo kita tekan dia ngk hilang, hal ini terjadi karena darah yang tadi di kapiler telah menembus dan memasuki jaringan.  nah warna lebam juga penting, kalo lebam biasa dia berwarna merah ungu (livide) kalo dia karena keracunan biasanya berubah warnanya, keracunan CO warna merah bata, keracunan Sianida merah cerah. emang gunanya apa? nah dengan melihat lebam, kita bisa menentukan saat kematian, posisi saat dia mati, dan juga kalo warna lebam beda dari biasa, kita bisa menduga racun apa.

2. Kaku Mayat (rigor Mortis)

sebelumnya kita ingat bagaimana otot itu relaksasi dan kontraksi. otot berkontraksi karena adanya aktin dan miosin yang saling mendekat atau mengait, kemudian lepas, nah pada orang yang telah mati, kegagalan glukoneogenesis membuat glikogen di otot tidak dapat di sediakan lagi, sehingga semakin lama ikatan aktin dan miosin semakin dekat dan kuat.karena itulah terjadi kaku.

Kaku terjadi pada seluruh bagian otot, otot lurik dan otot polos, nah kekakuan mulai timbul 2 jam setelah mati, lengkap setelah 12 jam, menetap selama 12 jam, dan kemudian menghilang mulai dari yang pertama kaku.

karena masa otot yang berlainan, sehingga besarnya energi yang terdapat di otot juga berlainan, akibatnya otot yang semakin besar, semakin lama kaku, biasanya kekakuan dimulai dari sendi2 kecil, itu jugalah kenapa suhu, dan aktifitas fisik mempengaruhi cepat lambatnya kaku mayat, jadi pada orang kurus kaku lebih cepat.

dengan melihat kaku mayat, kita bisa tau, perkiraan waktu kematian.

 

1 Komentar »

Tanda Kematian Dini

Tanda kematian yang dipelajari dalam tanatologi ada tanda kematian dini, dan tanda kematian lanjut, apa aja tanda kematian dini? nah..tanda kematian dini ini adalah tanda yang menunjukkan kalo pasien itu benar-benar telah mati.

yaitu:

1. Pernafasan terhenti;penilaian lebih dari 10 menit (inspeksi, palpasi, auskultasi)

2.sirkulasi Terhenti; penilaian lebih dari 15 menit , nadi karotis tak teraba.

3. Kulit pucat, dapat juga terjadi pada spasme agonal.

4. Tonus otot menghilang dan relaksasi.

5. Pembuluh darah retina bersegmentasi beberapa menit pasca kematian.

6. pengeringan kornea menimbulkan kekeuhan dalam 10 menit ( hilang dengan penyiraman air).

nah..itu tanda kematian dini, jadi kalo ada keluarga meninggal atau kita mau nentukan orang itu mati, maka kita harus menilai tanda kematian dini ini, dan juga biasanya kalo orang dah ditentukan mati, biasanya orang tersebut belum langsung di pulangkan tapi di tunggu selama 1-2 jam, bukan ngk diurusin, tapi mau dilihat, takuttnya itu mati suri, kalo mati suri, pas di bawa dalam ambulan dia hidup lagi..bakal ngeri kan? heee……

 

Tinggalkan komentar »

Tanatologi..

Pertama kali dengar istilah ini, agak bingung juga…aku pikir tentang ilmu tanah..haaa berarti di forensik bakal belajar tentang tanah2 yang menimbun manusia..hee…ternyata beda!!! bukan itu…

Tanatologi adalah cabang ilmu forensik yang mempelajari kematian dan perubahan yang terjadi setelah kematian serta faktor yang mempengaruhi perubahannya.

nah jadi kita bisa mempelajari kematian itu serta kalo yang udah mati, kita bisa lihat apa yang terjadi dengan dirinya, dari sana nanti bisa di tentukan waktu kematian, posisinya, apakah benar dia mati normal atau dibunuh, dan lain-lain, jadi penting banget.

kita mesti tau dulu apa itu mati.

mati itu ada banyak, nah kalo mati yang benar-benar mati atau istilahnya mati somatis atau mati klinis adalah terhentinya fungsi susunan saraf pusat, kardiovasular, dan sistem pernafasan secara menetap. jadi mati itu ditentukan oleh SSP, Kardio, dan pernafasan! 3 sistem utama ini.

selain mati klinis (somatis) ada juga mati suri yaitu kalo di lihat mati, tapi sebenarnya dengan alat yang lebih modern belum. Mati seluler yaitu kematian sel setelah mati klinis, nah kenapa orang gantung diri masih mengeluarkan saliva, padahal kan dah mati, itulah tanda dia belum mati seluler, baru mati klnis. mati serebral, nah mati kedua hemisfer kecuali batang otak dan serebellum, jadi kardio dan pernafasan masih bisa berfungsi dengan bantuan alat. mati otak ini mkerusakan seluruh isi kranial, termasuk batang otak dan serebellum.

so kematian apa? beda mati dan kematian? kalo kematian itu suatu proses yang dapat dikenal secara klinis pada seseorang tentang tanda kematian yaitu yang terjadi pada tubuh mayat baik dini maupun lanjut.

Tinggalkan komentar »