Dani

Dokter muda..struggling to doctor..

Fuldfk untuk Indonesia

pada 24 Februari 2011


Dakwah kampus merupakan sebuah fase yang penting dalam dakwah secara umum. Salah satu tujuannya adalah mensuplai alumni yang berafiliasi terhadap Islam serta mengoptimalkan peran kampus dalam proses transformasi masyarakat menuju masyarakat yang madani. Dengan peran ini, maka dakwah kampus merupakan sebuah dakwah yang harus dilakukan. Untuk seorang Aktivis Dakwah Kampus (ADK), dakwah di kampus juga bisa dijadikan sebagai tempat latihan beramal, mempersiapkan diri untuk memasuki medan dakwah yang lebih berat, yakni dakwah di masyarakat kelak.

Sebagai seorang muslim dan juga mahasiswa kedokteran, tentu memiliki peranan besar dalam mengembangkan dakwah islam tersebut. Hal ini sudah diwujudkan dengan gerakan-gerakan nyata dan sistematis, yaitu LDF di fakultas, LDK di tingkat kampus, dan ikatan-ikatan nasional seperti FULDFK di kedokteran. Melalui organisasi ini peran-peran mahasiswa dapat terorganisir dan memiliki kekuatan yang diperhitungkan untuk bersama membentuk masyarakat madani tersebut baik tingkat fakultas, kampus, maupun nasional.

Dunia pendidikan kedokteran yang terkenal dengan jadwal yang padat, menjadikan LDF sebagai sarana perjuangan dakwah fakultas yang sangat penting. LDF menjadi ujung tombak untuk mahasiswa kedokteran merasakan nuansa islam ditengah kesibukannya dalam akademik. Sehingga melalui LDF inilah nantinya, mahasiswa kedokteran tetap berada dalam jalan islami, tanpa merasa sendirian di jalannya yang perlahan dalam kesendirian ini justru menggerus imannya, maka dapat kita pahami betapa pentingnya kesatuan dalam jalan dakwah di LDF ini, karena dalam LDF berkumpul orang-orang yang ingin memperbaiki diri, orang-orang yang ingin memperdalam islam, dan orang-orang yang ingin menyebarkan kebaikan. Sehingga terbentuklah sekumpulan orang yang memiliki pemahaman islami, pengetahuan yang dalam, dan kekuatan iman yang tegar yang akhirnya sekumpulan ini akan bersama membentuk masyarakat madani kelak dimasa yang akan datang.

Pengembangan dakwah pada akhirnya tak cukup dalam fakultas saja, perlu adanya kesatuan kekuatan, kesatuan visi, kesatuan misi dalam skala yang lebih besar, dalam skala nasional, karena pada akhirnya kekuatan satu LDF tak cukup membentuk masyarakat madani seutuhnya. LDF kedokteran-pun telah memiliki kesatuan ini yang diwujudkan dalam FULDFK. Pentingnya FULDFK ini seperti tetesan air yang bersatu untuk melubangi sebuah batu, atau seperti ikatan lidi yang kuat, karena satu lidi akan mudah patah, namun dengan seikat lidi, kotoran mana yang tak dapat disapu (mengutip ucapan alm.ust Rahmat Abdullah). FULDFK akan menjadi pemotivasi setiap LDF untuk saling menyemangati, karena kita tahu, di bagian Indonesia yang lain ada rekan-rekan yang tak disamping kita namun bersama kita di jalan dakwah ini, FULDFK juga melalui misinya akan mempersiapkan para aktivis pengemban dakwah untuk siap memasuki dunia profesinya, yang nantinya menjadi dokter-dokter yang berafiliasi pada islam dan menyebarkan kedokteran islam pada masyarakat, serta FULDFK menjadi kekuatan untuk merespon opini-opini masyarakat dalam dunia islam, baik nasional maupun internasional, serta FULDFK pun menjadi kekuatan untuk merespon dan membantu pemecahan kekuatan dan kesulitan setiap LDFK di seluruh Indonesia.

Akhirnya, melalui LDF dan FULDFK akan berkembang masyarakat madani, melalui dokter-dokter lulusan yang dihasilkan untuk mengembangkan dakwah islam ini dimasa yang akan datang, tak hanya di fakultas, atau wilayah, namun di seluruh Indonesia.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: