Dani

Dokter muda..struggling to doctor..

jika cinta tak menggetarkan hati, itu bukan cinta..

pada 26 Januari 2011

Jika hidung kita telah mengecap manisnya udara, maka hidup telah dimulai.. lembaran pengalaman dan perjuangan telah dibuka dan mulai dijalankan dalam hidup kita. termasuk perjuangan kita dalam menemukan cinta.

cinta adalah masalah hati, boleh jadi bibir berkata cinta, tapi hati berkata benci, karena jika urusan hati, maka hanya si empunya dan Allah yang tahu.

fenomena cinta bertebaran dimana-mana, cinta yang diartikan dengan beragam arti, cinta diartikan dengan doa, diartikan dengan prestasi, diartikan dengan menjaga diri untuk yang dicintai, bahkan sampai sesuatu yang menurut saya memasuki posisi yang tak jelas yaitu pacaran.

seperti yang saya bilang sebelumnya, bibir boleh berkata cinta, tapi hati siapa yang tahu. karena cinta itu bukan nafsu kawan, cinta juga bukan sebuah ungkapan frase yang harus pandai kita rangkai, atau sebuah karya seni yang dimiliki manusia sejak ia lahir. bukan. bukan itu.

ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menunjukkan rasa kecintaan, namun tentu rasa itu bukanlah dengan mengumbar kata-kata sayang, kata rindu, seperti yang terjadi pada orang-orang disekitar kita, karena cinta itu bukan nafsu.

sebuah kisah menarik dari Ali, yang diceritakan oleh kang salim A fillah dalam bukunya Jalan cinta para pejuang (sebaiknya kita baca) telah dituliskan, bagaimana ali yang sangat mengagumi Fatimah, namun dia tidak menyatakan rasa cintanya, hingga ia mengikhlaskan ketika Abu bakar, umar melamar fatimah, ia bersabar, walaupun akhirnya lamaran itu ditolak, maka majulah Ali melamar si Fatimah..dan ia diterima..karena cinta itu Pengorbanan atau keberanian.

saya, bukan orang yang tidak takut ‘kehilangan’ orang yang saya kagumi, baik itu karena mungkin dia tidak tau saya mengaguminya, atau karena nanti dia diambil orang, tapi intinya bukan bagaimana kita mendapatkannya, yang hal ini akan merubah niat kita, tapi bagaimana kita menggapai ridha Allah..

sebuah hubungan yang didasari karena hal yang tak abadi maka tak akan abadi, hubungan karena kecantikan akan lenyap ketika cantik itu lenyap. hubungna karena harta akan hilang ketika harta itu hilang,hubungan karena jabatan akan binasa ketika jabatan itu binasa. tapi…hubungan karena Allah…akan selalu abadi, dan diberkahi, lantas apakah Ridha Allah akan kita dapatkan dengan cara yang batil??wallaualam bishawab.. yang pasti, semoga jalan yang kita lalui semuanya merupakan jalan menuju Ridha Allah, maka jangan salah memulai langkah dari suatu pintu, jika salah, maka keluarlah, dan kembalilah ke pintu yang di ridhai Allah, karena ketika akhir perjalanan sudah kita sampaikan, maka hanya penyesalan yang ada..

karena Cinta itu adalah Ridha-Nya…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: