Dani

Dokter muda..struggling to doctor..

Sebuah kata maav, masih tak cukup meruntuhkan gunung kapuk!!!

pada 5 Agustus 2010

Maaf.

pernah mengucapkannya shabat??

tentu pernah.

apa tanggapan shabat kalian??

marah?? diam saja??ato malah mereka balik minta maaf??

itu yang aku alami sekrang. aku telah menulis sebuah “curahan perasaan” di blog ku ini.

curahan hati tepatnya, dan ternyata tulisan itu ikut di baca seseorang yang akhirnya membuat ia salah paham.

bagiku itu salah paham!!tapi baginya itulah mungkin yang baru ia pahami “secara sepintas”.

sebenarnya, maksud hati ku, ingin membuat sebuah puisi yang hiperbolik, yang seolah2 laki2 disana sempurna, dan mencintai seseorang yang sempurna.

maksud hati, ingin agar dia sadar, bahwa sosok seperti itu yang aku inginkan.

bukan yang bebas seenaknya, bergaul sana, bergaul sini.

karena telah sering aku mengingatkan!!

tapi tak juga dia mengerti!!

kini dengan sedikit ketikan itu, dia justru membuatku tak berkutik yang mesti membuatku mengatakan kata “maaf”.

dan teman, paling enak jika kita minta maaf trus justru teman kita meminta maaf juga.

dan ada harpan baik jika kita minta maaf teman kita justru marah dengan kita.

tapi teman tak akan ada harapan, jika kita minta maaf dan teman kita hanya diam!!! tak peduli.

yang terakhir ini yang aku alami!!!

hm

betapa bodohnya aku!!

tulisan memang tak kan pernah sempurna.

kata maav tak cukup untuk meruntuhkan gunung kapuk!!

tak mengerti juga aku feng


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: