Dani

Dokter muda..struggling to doctor..

Menanti “Sahabat hidup”

pada 4 Agustus 2010

Bismillahirrahmanirrahim

Tulisan ini hanyalah sebuah curahan perasaan dari orang yang sedang termabuk dalam perasaan yang memabukkan. hm.. aku bingung apapun juga artinya. tapi yang aku tahu, perasaan ini selalu hadir baik saat jauh maupun dekat.

perasaan ini datang tak perlu ketika “dia” datang atau tidak,perasaan ini dekat tek peduli “dia” dekat atau tidak. Perasaan ini menenangkan tak peduli “dia” tenang atau tidak, perasaan ini nampak bahkan walau tak pernah ku tampakkan pada “dia”.

Tapi, perasaan ini takut. Aku takut perasaan ini bukan perasaan yang di ridhai oleh Allah. Perasaan ini sedih. Sedih jika Allah tak menjodohkan aku dengan “dia”. Perasaan ini kecewa jika “dia” menjadi milik orang lain.

Jujur saja, memendam rasa ini adalah sebuah hal yang sangat indah. terkadang aku hanya memanggilnya saja, sekedar menyapa jika bertemu di jalan, sama seperti sikapku pada sahabat yang lain. ku tundukkan pandangan ku padanya, sama seperti sikapku pada sahabat yang lain. tapi satu yang tak bisa sama, HATI!!!

walau sikapku sama pada yang lain, tapi hati, hati ini tak bisa sama. hati ini tak bisa membohongi. kekaguman akan ketabahan dia, kekaguman akan imannya, kekaguman akan sikapnya sehari-hari. itulah yang membuat perasaan ini hadir.

semoga Allah menjodohkan kita. wahai sosok “sahabat hidup”ku.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: